KEMENPERIN SELENGGARAKAN PROGRAM STARTUP 4 INDUSTRY 2019 UNTUK DUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL IKM

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia menyelenggarakan program “Startup 4 Industry 2019” dimulai dari publikasi dan registrasi yang saat ini dilakukan pada tanggal 6 September 2019 di Block 71, Mrican, Yogyakarta. Implementasi industri 4.0 melalui transformasi digital bukan suatu hal yang tidak mungkin dilakukan pada industri kecil dan menengah (IKM), namun hal tersebut perlu upaya bersama dari pemerintah, penyedia teknologi, serta yang terpenting adalah komitmen dari industri kecil menengah itu sendiri.

Acara tersebut dihadiri oleh Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian RI, Gati Wibawaningsih. “IKM dan UMKM yang jumlahnya 99% dari total jumlah usaha di Indonesia ini selayaknya mendapat stimulan dan perhatian khusus untuk dapat bersaing dan mengembangkan usahanya," ujarnya

“Beberapa permasalahan yang dihadapi oleh lKM salah satunya keterbatasan kemampuan dalam digital marketing, pengelolaan supply chain, serta pengolahan data yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis,” jelas Gati. 

Selanjutnya, Roadshow akan dilanjutkan ke Makassar, Medan, Tangerang dan Bekasi, dijadwalkan sampai 18 September 2019. “Selain itu, sosialisasi kompetisi Hack Industry dan Comptech telah dilaksanakan di kota Bandung, Surabaya dan Semarang bersamaan dengan Roadshow Tech Link, seperti juga yang kita laksanakan hari ini (6/9/19) di Yogyakarta”, ungkap Gati. Roadshow akan berlanjut ke Makassar, Medan, Batam, dan Bali hingga 19 September 2019. 

“Ekosistem inovasi ini perlu kita bangun bersama-sama sehingga nantinya akan menjembatani antara kebutuhan industri dan inovasi yang dihasilkan,” ujar Dirjen IKMA tersebut. “Mari para startup, peneliti, akademisi turut membangun industri Indonesia dengan bergabung dalam gerakan startup4industry.id, pecahkan hackathonnya ikuti kompetisinya,” imbuhnya.

Tahun ini pihaknya, menargetkan 200 startup potensial. Dari jumlah tersebut dipilih lima startup terbaik untuk dapat memotivasi pertumbuhan startup di Tanah Air. "Tahun lalu lima startup terbaik kita bawa ke Hannover, Jerman untuk lebih mengembangkan diri, harapannya mampu memotivasi startup lainnya," kata Gati.

Hal senada juga disampaikan Ade Wahyudiyanto, selaku Kepala Seksi Industri Logam Kimia dan Aneka Dinas Perdagangan Kabupaten Kulon Progo, seminar dan sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi sarana pengembangan IKM dan Startup untuk tumbuh bersama. IKM Kulon Progo diharapkan dapat terus mengembangkan usahanya melalui pembangunan dan pengembangan startup sehingga dapat bersaing di pasar global. Keberadaan startup menjadi hal penting dalam akselerasi transformasi digital IKM, melalui penerapan teknologi digital hasil inovasi startup teknologi.