Melalui kegiatan Penumbuhan dan Pengembangan Industri berbasis Agro, Makanan dan Minuman Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Perdagangan Kabupaten Kulon Progo telah melakukan Temu Usaha Olahan Gula Semut pada tanggal 26 September 2017, di rumah makan Nggirli, Wates, Kulon Progo.
Ibu Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kulon Progo, Dra. Niken Probo Laras, S.Sos. membuka secara resmi membuka acara tersebut dan dalam arahannya menyampaikan, ke depan Kulon progo memiliki peluang pasar lokal sangat besar bagi para pengrajin olahan Gula Semut dengan adanya pembangunan Bandara Internasional di Kulon Progo, yang memiliki multiple effect dengan bertumbuhnya kawasan perumahan dan perhotelan di Kulon Progo.
Harapan beliau IKM Gula Semut bisa ikut berperan sebagai pemasok kebutuhan makanan di kawasan bandara, dan gula semut yang selama ini dijual dalam bentuk curah (ke luar negeri) dapat memiliki pasar lokal dalam penjualan bentuk kemasan kecil/ sachet yang mempunyai nilai tambah lebih tinggi.
Selanjutnya pada kesempatan tersebut para pengrajin gula semut ditantang oleh Bapak Drs. Dewantoro, M.M. untuk menjaga mutu-kualitas gula semut Kulon Progo yang memiliki taste umik berbeda dari daerah lain.
Selain itu beliau meminta agar para pelaku industry gula semut selalu memperhatikan aspek keselamatan kerja, kesehatan dan kebersihan, serta diminta agar para pelaku usaha industry gula semut membentuk paguyuban atau merevitalisasi asosiasi/ paguyuban yang sudah ada, dengan maksud agar gula semut Kulon Progo memiliki bargaining position yang kuat.
Dalam acara temu usaha olahan gula semut dengan narasumber Bp. Firmansyah Executif Chef Hotel Neo Malioboro Yogyakarta memberikan wawasan tentang peluang pasar gula semut di perhotelan dengan meningkatkan kualitas produk, quality control baik dari segi warna, rasa dan kemasan yang menarik, dan yang terpenting melengkapi produk dengan izin-izin resmi dari dinas terkait, seperti misalnya izin BPOM, maupun halal MUI. Hal ini penting agar produk bisa dipercaya oleh local maupun pasar ekspor.